Senin, 05 Januari 2015

BIRO JODOH DEWI KAMARATIH



BIRO JODOH DEWI KAMARATIH

Penulis                         : Yuditha Hardini
Editor                          : Jumali Ariadinata & Yuke Ratna. P
Proofreader                 : Tesara Rafiantika
Desain sampul             : Dwi Anissa Anindhika
Penata letak                 : Landi A. Handwiko
Penyelaras tata letak   : Erina Puspitasari
Penerbit                       : GagasMedia
Tebal buku                  : 237 halaman
Cetakan                       : tahun 2014

Seumur hidupnya Raisa tidak pernah sedikit pun di dalam benaknya untuk mengikuti yang namanya Biro Jodoh dan menurutnya mengikuti Biro Jodoh itu sesuatu yang sangat memalukan. Tanpa angin tanpa hujan tiba-tiba Dina sahabatnya menyodorkan kartu nama warna putih yang berisi tulisan “Biro Jodoh Dewi Kamaratih, Mencari Cinta itu Mudah. Come to Us!”. Raisapun sangat tercengang melihatnya. Raisa tidak menyangka bahwa Dina sahabatnya menyuruhnya untuk ikut Biro Jodoh yang sama sekali tidak penting menurut Raisa.
 seorang perempuan yang sudah berusia 28 tahun tetapi ia belum mempunyai pasangan atau calon suami dan ia bernama Raisa. Keluarga, saudara-saudaranya dan termasuk sahabat-sahabatnya menginginkan Raisa cepat menikah dan mempunyai anak. Sahabatnya yang bernama Dina membujuk Raisa untuk ikut Biro Jodoh Dewi Kamaratih dan Biro Jodoh tersebut adalah Biro Jodoh nomor satu di Jakarta. Tapi, Raisa menolak dengan mentah-mentah tawaran Dina namun Dina tidak putus asa untuk membujuk Raisa untuk ikut Biro Jodoh. Setelah beberapa lama akhirnya Raisa terbujuk oleh rayuan Dina, dan Raisa mau mendaftarkan dirinya untuk ikut Biro Jodoh tersebut.
Pada keesokan harinya Raisa pergi ke tempat Biro Jodoh itu untuk membicarakan tentang perjodohannya tersebut. Setelah beberapa menit Raisa menunggu datanglah seorang perempuan muda, cantik, berperawakan tinggi, seksi dan berkulit hitam manis. Ia adalah pemilik Biro Jodoh Dewi Kamaratih dan ia bernama Irene Ambarwati biasa di panggil Ambar. Ambar menargetkan bahwa selama 3 bulan Raisa akan di pekenalkan dengan pria-pria yang sudah Ambar seleksi sebelumnya dan ia pun akan langsung mendapatkan jodohnya dengan waktu 3 bulan tersebut. Tapi pada kenyataannya target Ambar meleset jauh dari perkiraannya sampai 2 tahun lamanya Raisa pun belum mendapatkan seorang pria yang diinginkannya. Sudah banyak tipe pria yang sudah Ambar perkenalkan kepada Raisa tapi tak ada satu pun pria yang merasa cocok dengan dirinya dan banyak alasan Raisa menolak pria-pria tersebut karena pria itu terlalu baik, karena pria itu terlalu tampan, karena terlalu gombal dll.
Ambar pun bingung mau memperkenalkan Raisa dengan pria mana lagi karena stok pria yang sudah Ambar kenalkan kepada Raisa sudah tidak ada lagi. Ambar pun hampir putus asa untuk membantu Raisa menemukan jodohnya tapi, Ambar adalah tipe orang yang tidak mudah menyerah. Namun untungnya ada Bayu yang selalu ada di sisinya selama Ambar membutuhkan bantuan. Bayu itu adalah teman kuliah Ambar. 7 tahun yang lalu Bayu pernah menyatakan cintanya kepada Ambar namun Ambar menolaknya dan meminta Bayu untuk pergi dari hatinya dan sampai sekarang Ambar tidak pernah melupakan kejadian tersebut. Ambar sangat menyesal karena telah menyia-nyiakan orang yang ia sayangi. Yang lebih di sesalkannya lagi Ambar menjodohkan Bayu dengan Nindy. Tapi sekarang Bayu adalah sahabatnya yang selalu ada di sisi Ambar. Namun hati Ambar masih mencintai bayu.
Tiba-tiba terlintas di pikiran Ambar, bahwa dia harus memperkenalkan pria super perfect kepada Raisa dan tingkat kecocokonnya mencapai 95% dan pria itu bernama Raditya. Ambar yakin cara ini akan berhasil. Namun pada kenyataannya, cara yang Ambar yakini sebagai cara ampuh ternyata gagal juga. Ambar benar-benar frustasi dan Bayu pun menyemangati Ambar supaya tidak menyerah. Bayu memberikan saran kepada Ambar supaya Ambar mencarikan pria yang sifatnya kebalikan dari sifat-sifat pria yang sudah ia kenalkan kepada Raisa, pria yang jujur dan tidak banyak dramatisasi. Cara itu agar Raisa kapok dan tidak banyak menuntut tipe. Bayu dan Ambar bersekongkol untuk menyewa sesorang untuk membuat Raisa kapok, dan pria iru bernama Daniel. Daniel adalah teman kuliah Ambar sekaligus musuh bebuyutan Ambar. Waktu 7 tahun yang lalu Daniel pernah menyatakan cintanya kepada Ambar sama seperti Bayu, tapi Daniel lebih dulu menyatakannya ketimbang bayu. Daniel itu tipe pria playboy yang bewajah tampan itu lah sebabnya Ambar tidak mau menerima Daniel. Awalnya Ambar tidak setuju, tapi setelah di bujuk Bayu akhirnya Ambar pun ikut mendukung.
Raisa dan Daniel pun mulai berkencan, pada saat makan malam Daniel tidak mau membayar bill, Daniel bilang ke Raisa kalau Raisa itu seperti pria karena rambutnya yang pendek, dan masih banyak lagi ke anehan Daniel yang di tujukan kepada Raisa. Setelah beberapa lama Raisa menelepon Ambar dan Raisa bilang ia mau di jodohkan dengan Daniel dan Daniel pun begitu. Ambar sangat shok mendengar pernyataan Raisa. Namun Ambar harus ikhlas kalau mereka sama-sama saling mencintai. Dan Ambar pun merestui hubungan antara mereka berdua.Lama-kelamaan Raisa akhirnya cerita kepada Ambar kalau sebenarnya Raisa tidak menyukai Daniel, dan begitu pun dengan sebaliknya. Mereka hanya berpura-pura saling menyukai.
Raisa dan Ambar pergi ke supermarket lalu Raisa bertemu seorang pria yang yang bernama Rasyid. Rasyid itu dulunya pernah jadi klien Ambar juga. Lama-kelamaan Raisa dan Rasyid pun akrab. Setelah Bayu pergi Ambar menutup Biro Jodoh tersebut dan Ambar menjadi dekat dengan Daniel, dan Daniel menjadi rekan kerjanya Ambar. Tanpa diduga Raisa akhirnya bertunangan dengan Rasyid dan Ambar pun mulai membuka hatinya untuk Daniel.
“Seumur hidupnya Raisa tidak pernah menyangka suatu hari akan menginjakan kakinya di sebuah tempat-sumpah-tak pernah sekali pun terlintas di kepalanya. Tempat yang bernama Biro Jodoh.”

Novel ini ditujukan untuk Remaja & Dewasa.


oleh KUSRIYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar