KETIKA
SANG GANGSTER JATUH CINTA

Cover
Novel Dilan
Identitas buku
Judul Buku :
Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis :
Pidi Baiq
Ilustrasi sampul dan isi : Pidi Baiq
Penyunting naskah :
Moemoe dan Huda Wahid
Penyunting Ilustrasi : Pidi Baiq
Desain sampul :
Kulniya Sally
Proofreader :
Febti Sribagusdadi Rahayu
Layout sampul dan seting isi : Tim Artistik dan Deni Sopian
Penerbit :
DAR! Mizan ( PT Mizan Pustaka )
Cetakan :
Pertama, April 2014
Tebal :
332 halaman
Ketika
kau mencintai seseorang maka kau harus mencintainya dengan tulus tanpa
mengharap sesuatu apapun, karena ketika cinta itu tepat untukmu maka ia akan
datang padamu pun dengan caranya yang indah. Karena cinta yang datang padamu
adalah cerminan dari dirimu dan mencintai seseorang adalah cara yang indah
untuk mensyukuri nikmat Tuhan yang maha esa.
Didalam
buku Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 ini menceritakan tentang kehidupan
remaja dengan latar belakang tahun 1990 di kota kembang, Bandung. Dalam penyampaian
ceritanya benar-benar mengalir melalui kenangan Milea akan sosok Dilan yang
dikenalnya di tahun 1990.
Suasana
kota kembang yang asri saat itu pun penulis ceritakan dengan detail, jalanan
Bandung yang masih sepi dan udaranya yang sejuk benar-benar penulis paparkan
dalam novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990. Buku Dilan, Dia adalah
Dilanku Tahun 1990 ini bercerita tentang Dilan anak geng motor dengan
karakternya yang unik dan memiliki cara yang ajaib untuk menarik hati Milea
gadis cantik pindahan dari Jakarta yang membuatnya jatuh hati.
Suatu
hari Milea harus pindah dari Jakarta ke Bandung karena, Milea harus mengikuti
ayahnya yang seorang TNI angkatan darat yang dipindahtugaskan ke Bandung. Milea
memiliki seorang ibu yang hobi bernyanyi dan seorang adik perempuan bernama
Airin. Pertemuan pertama antara Milea dengan Dilan adalah pada saat mereka akan
berangkat ke sekolah. Milea yang pada saat itu berstatus sebagai murid baru
heran akan sapaan seorang pemuda dengan motornya yang menanyakan “boleh gak aku
ramal ?”, “ Aku ramal kita akan bertemu di kantin ”. Meskipun pada akhirnya
ramalan itu tidak terbukti.
Banyak
kejadian-kejadian ajaib yang berlanjut pada kejutan-kejutan yang diberikan
Dilan kepada Milea, kejutan yang benar-benar membuat Milea merasa istimewa.
Bayangkan pada saat Milea ulang tahun Dilan memberikan sebuah kado sebuah TTS (
Teka Teki Silang ) ini bukanlah sebuah TTS biasa, ya sebuah TTS yang ternyata
sudah diisi oleh Dilan. Dan didalam TTS itu diselipkan sebuah surat yang isinya
: “ Selamat ulang tahun, Milea. Ini hadiah untukmu, Cuma TTS. Tapi sudah kuisi
semua. Aku sayang kamu, Aku tidak mau kamu pusing saat kamu mengisinya, Dilan
!”. Dan hadiah dari Dilan ini pun sukses membuat Milea tertawa.
Ada
juga kejadian yang menurut saya lucu dan berkesan yaitu, pada saat Dilan
mengajak Milea jalan-jalan dan mereka memutuskan untuk makan di Bakso Akung.
Dilan memesan bakso kuah dan Milea memesan bakso yamin. Disana Dilan mengambil
kaleng kerupuk dan memberikan Milea sebuah kerupuk dan mengatakan pada Milea
untuk memakan setengahnya saja dan sisanya untuk dimakan di rumah pada saat
makan malam. Itu merupakan sesuatu hal yang sederhana namun mengesankan.
Sebenarnya masih banyak kejadian-kejadian
ajaib dalam buku ini yang diberikan Dilan kepada Milea. Namun, saking banyaknya
hal ajaib yang diberikan Dilan kepada Milea jadi sulit untuk diungkapkan dalam
resensi yang sesingkat ini. Jadi, apabila anda penasaran dan ingin
mengetahuinya lebih lanjut akan cerita cinta antara Milea dengan Dilan maka
anda wajib untuk membeli dan membaca buku ini.
Buku ini cocok dijadikan sebagai
resensi bagi remaja yang ingin mendekati pujaan hatinya dan bagi yang sudah
memiliki pasangan buku ini juga cocok untuk dibaca karena, banyak hal ajaib dan
unik yang dapat anda jadikan sebagai panduan untuk menghibur sang kekasih hati
dengan cara yang berbeda dan berkesan meskipun dengan cara yang sederhana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar