KREASI
MAHASISWA BAHASA INDONESIA DALAM PERINGATAN
BULAN
BAHASA
Oleh: Kusriyah
Bahasa, Bangsa
Karya:
Muhamad Yamin
Selagi
kecil berusia muda tidur si anak di pangkuan bunda
Ibu
bernyanyi, lagu dan dendang memuji si anak banyaknya sedang
Berbuai
sayang malam dan siang buaian tergantung di tanah moyang
Terlahir
di bangsa, berbahasa sendiri diapit keluarga kanan dan kiri
Besar
budiman di Tanah Melayu berduka suka, sertakan rayu
Perasaan
serikat menjadi padu dalam bahasanya, permai merdu
Meratap
menangis bersuka raya dalam bahagia bala dan baya
Bernafas
kita pemanjangkan nyawa dalam bahasa sambungan jiwa
Disana
Sumatera, disitu bangsa dimana Perca, disana bahasa
Andalasku
sayang, jana bejana sejakkan kecil muda teruna
Sampai
mati berkalang tanah lupa ke bahasa tiadakan pernah
Ingat
pemuda, sumatera hilang tiada bahasa, bangsapun malang
Bulan
bahasa adalah acara rutin tahunan yang di peringati setiap tanggal 28 oktober.
Bulan bahasa tahun ini dijadikan ajang perlombaan bagi mahasiswa Universitas
Swadaya Gunung Jati Cirebon HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra
Indonesia) dalam rangka memperingati bulan bahasa dengan tema “Meningkatkan
Kreativitas Peserta Didik Terhadap Kebahasaan dan Kesusastraan Indonesia
Melalui Kegiatan Bulan Bahasa”.
Tujuan diadakannya perlombaan bulan bahasa ini
adalah untuk mengukur kemampuan siswa-siswi dan mahasiswa dalam berbahasa
Indonesia dan dapat meningkatkan motivasi pada siswa-siswi yang mengikuti
kegiatan tersebut dan untuk menyajikan sebuah ajang kreativitas antar pelajar. Adapun
manfaatnya adalah dapat melihat bakat para siswa-siswi yang mempunyai
keberanian untuk mengeluarkan dan mengembangkan bakatnya terutama pada bidang
sastra khususnya bahasa indonesia.
Himpunan
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengadakan rangkaian kegiatan
bulan bahasa yaitu perlombaan untuk tingkat SD, SMP, SMA dan mahasiswa jurusan
Bahasa Indonesia. Banyak jenis perlombaan yang akan diadakan diantaranya adalah
lomba dongeng, lomba berpidato, lomba membaca puisi, lomba menulis puisi, lomba
drama, lomba cerpen, dll. Seluruh siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA dan
mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia yang mengikuti perlombaan tersebut akan
berkreasi sendiri dengan membuat pidato dan membuat puisi sendiri. Perlombaan
ini sangat bermanfaat dan mengandung banyak nilai-nilai positif bagi
siswa-siswi dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, supaya siswa-siswi
dan mahasiswa bisa mengembangkan kreativitasnya dan bisa belajar untuk membuat
karya sastra sendiri. Kreativitas sangat dibutuhkan sekali di ajang perlombaan
bulan bahasa ini, karena persaingan sangat ketat, setiap siswa-siswi di tuntut
sedemikian rupa, agar penampilan mereka dapat menjuarai lomba yang dikompetisikannya.
Perlombaan
bulan bahasa tahun ini partisipasi siswa-siswi dan mahasiswa semakin meningkat
dan semakin kreatif. Keikutsertaan siswa-siswi dalam lomba adalah bukti bahwa
mereka peduli dengan kreativitas dalam berkarya sebagai calon generasi yang
berbakat bagi bangsa indonesia. Acara perlombaan ini serentak menghidupkan
suasana bulan bahasa, para siswa-siswi dengan mengikuti kegiatan perlombaan
bulan bahasa ini akan termotivasi dengan berkarya dan terus berkarya. Dengan
berlangsungnya acara demi acara memperlihatkan ketatnya persaingan antar
sekolah tersebut, persaingan secara sehat ini semakin memacu semangat dalam
berkarya di bidang sastra. Oleh karena itu kita sebagai anak bangsa dan penerus
bangsa yang cinta tanah air, mari tumbuhkan rasa cinta dan kebanggan kapada
bangsa, bahasa dan sastra indonesia.
Saya
berharap bahasa indonesia khususnya sastra indonesia tidak sampai luntur
apalagi sampai melupakannya. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus
mempertahankan atau melestarikan bahasa dan sastra indonesia, kalau bukan kita
sebagai generasi muda dan juga penerus bangsa yang harus mempertahankannya lalu
siapa lagi? Selain itu kita juga harus menjunjung tinggi bahasa kita yaitu
bahasa indonesia dan kita harus bangga dengan bangsa kita yaitu bangsa
indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar