Sabtu, 27 Desember 2014

Surat Pembaca



SASARAN BBM NON SUBSIDI TIDAK TEPAT

                Pada waktu itu tepatnya hari tanggal 16 oktober 2014 saya sedang mengisi bensin motor saya di pom bensin ponogoro. Alangkah terkejutnya saya melihat pemandangan yang sangat ironis. Saya melihat mobil mewah yang sedang mengisi bahan bakar yang bersubsidi, sedangkan menurut aturan pemerintah bahwa pengguna mobil mewah baik mobil kantor atau pribadi diharuskan menggunakan bahan non subsidi (pertamax).
                Namun kenyataan yang terjadi seperti yang saya liat tadi banyak mobil-mobil mewah menggunakan bahan bakar bersubsidi. Jika hal ini dibiarkan terus menerus akan mempengaruhi pada pertumbuhan ekonomi. Dan pada akhirnya masyakarat menengah kebawahnya yang akan terkena dampak.
                Saya mohon kepada pihak pemerintah dan khususnya pihak pertamina (SPBU) untuk menegaskan aturan pemerintah yangsudah ditetapkan mengenai BBM subsidi dan non subsidi di dalam peruntukkannya. Saya berharap pertamina memperhatikan hal ini mungkin dengan cara memberikan arahan kepada karyawan agar lebi menekankan lagi aturan BBm non subsidi kepada mobil-mobil mewah.
               
DWI PRATIWI
PASINDANGAN, CIREBON

Tidak ada komentar:

Posting Komentar