Nama:
nurlaily nishfiyani
NPM: 113050145
Problematika
Pencemaran Sungai
Air adalah jantung bumi...
sungai adalah darah bumi... hujan adalah hati bumi... air telah digantikan oleh
bau busuk... sungai telah digantikan oleh pencemaran... hujan ada namun tidak ditemukan
bekasnya... massa telah berubah. Keindahan sungai telah tergantikan oleh pemukiman
sampah yang semakin menggunung. Seakan tidak ada yang terganggu, gundukan
sampah terus-menerus tergenang bagaikan kapal apung yang hendak berlayar kelaut
lepas.
Pencemaran
sungsai di Indonesia
Indonesia memiliki
berbagai macam jenis sungai yang bertaburan disetiap wilayahnya. Dalam satu
wilayah saja Indonesia sudah memiliki lebih dari 5 sungai di sudut-sudut
wilayah tersebut, dapat dikatakan sungai merupakan jenis pengairan yang paling
banyak berada di wilayah Indonesia. Dulu, sungai sangat indah dipandang mata,
namun perlahan-lahan pandangan tersebut hilang ditelan kenyataan yang melanda Indonesia.
Sekarang, sungai-sungai di Indonesia sudah mulai jarang yang memiliki air
jernih, tidak ada sampah non organik, itu jarang sekali terlihat apalagi jika
dilihat dari kaca mata kehidupan kota.
Sungai adalah salah satu hal yang
terpenting dalam kehidupan masyarakat karena isi dari sungai itu adalah air.
Sudah jelas, air sangatlah penting bagi semua manusia, bukan hanya di Indonesia
saja namun di seluruh dunia. Dapat dilihat saat ini, sebagian besar sungai di Indonesia
sudah mulai terkontaminasi sampah-sampah organik dan non organik, limbah rumah tangga,
hingga limbah pabrik, sungai telah berubah menjadi pemandangan yang tidak enak
untuk dilihat. Pencemaran sungai bukanlah sesuatu yang baru bagi masyarakat
Indonesia, namun dengan berjalanya waktu
keadaan tersebut semakin terlihat memburuk hingga sampai pada masa kritisnya.
Dulu, mungkin hanya sampah-sampah kecil saja yang tergenang disungai, namun
saat ini berbagai macam sampah dapat ditemukan pada genangan air sungai bahkan
seringkali sampah-sampah itu menyumbat jalur air sungai, hingga mengakibatkan
air sungai terhambat dan tidak dapat mengalir.
Pencemaran
sungai merupakan dilema pemerintah yang tidak pernah terlihat membaik, malah
kenyataannya sebaliknya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Cirebon tepatnya pada
sungai jamblang yang dimana limbah
pengrajin batu alam cirebon adalah penyebab utama dari tercemarnya sungai
tersebut. Sungai Jamblang di Kabupaten Cirebon ini, telah tercemar limbah
pengrajin batu alam Palimanan sehingga air sungai yang biasanya digunakan untuk
keperluan pertanian tersebut tercemar bahan batuan yang sangat menganggu
pertumbuhan tanaman pertanian. Banyak dari masyarakat yang telah mengeluhkan
permasalahan pencemaran sungai jamblang namun yang diterima warga tetaplah
sama, yaitu tercemarnya sungai. Sungai jamblang merupakan salah satu contoh
dari sekian sungai yang tercemar akibat imbah pembuangan pabrik yang terlebih
dahulu tidak disaring. Kenyataannya masih banyak lagi air sungai yang telah
terkontaminasi oleh limah sampah, pabrik dan sebagainya, namun sampai titik ini
tidak ada perhatian khusud dari pemerintah maupun dari masyarakatnya sendiri
yang dekat dengan area sungai.
Akibat dari pencemaran sungai.
Sungai
yang telah tercemar oleh sampah-sampah, limbah rumah tangga, dan limbah pabrik
yang mengandung berbagai bahan kimia dapat mengakibatkan berbagai macam dampak
yang dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya warga yang tinggal di bantaran
kali. Sampah yang tergenang pada sungai dapat mengakibatkan berbagai hal
seperti, bau busuk yang dapat dirasakan masyarakat jika melintas pada sungai
yang tercemar tersebut, hal itu juga dapat mengakibatkan banjir melanda wilayah
yang letaknya dekat dengan sungai. Selain itu pencemaran sampah juga dapat
mengakibatkan penyakit kulit, diare, demam berdarah, hingga dapat berujung
kematian. Sering kali terdengar warga meninggal terseret arus deras sungai dan
ada juga kejadian yang awalnya warga tersebut mencari botol bekas di sungai
yang terdapat berbagai macam sampah tersedia namun sayangnya warga tersebut
terpeleset, jatuh, hingga terseret arus sungai.
Selain beberapa dampak tersebut
pencemaran sungai juga dapat mengakibatkan permukaan tanah yang mengelilingi
sungai tidak sehat. Tanaman atau ikan yang ada pada sungai pun akan mati jika
air sungai tercemar, yang ada hanya bahaya mengintai masyarakat sebab permukaan
air tidak terlihat karena airnya berwarna coklat dan terlalu banyak sampah yang
tergenang dipermukan sungai.
Solusi
Pemerintah Indonesia
sebenarnya sudah melakukan berbagai tindakan untuk menyelesaikan permasalahan
pencemaran sungai ini, namun hasilnya belum terlihat maksimal. Hal itu terjadi
karena pemerintah dan masyarakat tidak bekerjasama dalam mengatasi masalah ini.
Dalam mengatasi masalah ini pemerintah dan masyarakat harus kompak, saat pihak
pemerintah mengeluarkan peraturan baru tentang sungai, masyarakat harus
membantu pemerintah dengan cara mentaati apa yang telah ditetapkan pemerintah,
selain itu masyarakat juga harus dapat membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, melakukan pembersihan
sungai, dan memberitahukan pentingnya menjaga sungai pada warga lain yang belum
mengerti, serta menyediakan tempat sampah khusus organik dan non organik supaya
sampah yang sudah terbuang dapat dibuat kerajinan tangan ataupun pupuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar